PENDAHULUAN: Banyak orang percaya bahwa Networking dalam bisnis dan karir berarti memanggil semua orang dan meminta mereka untuk pekerjaan atau peluang. Di sisi lain, banyak juga yang mengira Networking merupakan kegiatan mengumpulkan kartu nama sebanyak-banyak dan menganggap luasnya jaringan mereka didasarkan seberapa tebal atau seberapa banyak buku kartu nama yang mereka punya. Lambat laun, hal ini mendorong orang mengasosiasikan networking sekedar kegiatan basa-basi dan kepura-puraan, sementara yang lain mengasosiasikannya dengan paksaan. Akibatnya, beberapa orang cenderung untuk menghindar dari kegiatan Networking karena tidak nyaman dengan persepsi tersebut. Hal ini amat disayangkan mengingat sebuah Penelitian menunjukkan bahwa sejumlah besar peluang bisnis dan pekerjaan dipenuhi melalui kegiatan Networking.Read More →

PENGANTAR: Keberhasilan seorang pegawai dalam mencapai sasaran kinerjanya harus ditunjang dengan kejelasan atas tugas, wewenang maupun tanggung jawab dari pekerjaan yang diembannya.  Sering terjadi, karena adanya tuntutan yang lebih responsive dalam menjawab tantangan perubahan bisnis, tidak diikuti dengan kejelasan tugas atau wewenang yang baru melalui penulisan (ulang) uraian pekerjaan pegawai yang bersangkutan.  Akibatnya organisasi berjalan tidak efektif, karena adanya tumpang tindih (overlapped) kegiatan dan atau saling melepas tanggung jawab. Pada gilirannya keadaan tersebut akan menurunkan kinerja organisasi secara lebih luas, bila tidak segera dilakukan upaya mempertegas tugas, wewenang dan tanggung jawab pegawai melalui langkah review atau penulisan ulang job description. Pemahaman bagaimana melakukan job analisaRead More →

PENDAHULUAN : Banyak pimpinan, baik puncak, menengah maupun front-line, harus mengalami atau menghadapi masalah yang beraneka ragam tapi mengalami kesulitan dan hambatan dalam memecahkannya. Banyak hal ini disebabkan karena yang bersangkutan tidak tahu bagaimana menguraikan masalah tersebut secara sistematis, mengembangkan solusi yang variatif dan pada akhirnya membuang waktu serta berbuat banyak kesalahan dalam keputusannya. Besarnya kerugian yang dialami organisasi karena hal ini sangat besar, baik dari kerugian finansial yang tampak nyata maupun kerugian yang sifatnya intagible seperti pemborosan, hilangnya prospek profit atau bisnis, dan lain-lain. Untuk itu, penting setiap tingkatan pimpinan dari segala jenis organisasi dibekali keterampilan yang memadai untuk melakukan pemecahan masalah dan pengambilanRead More →

PENGANTAR: Kecuali mereka yang memiliki keterbatasan, dapat dikatakan semua orang mampu untuk melakukan komunikasi. Akan tetapi tidak semua orang mampu berkomunikasi dengan efektif dan mengembangkannya menjadi hubungan yang produktif. Program ini akan membantu peserta untuk mampu: Lebih memahami cara berkomunikasi yang baik. Menciptakan suasana yang menyenangkan saat berkomunikasi. Membentuk strategi dasar yang penting dalam berkomunikasi. Mengatasi konflik secara baik dan nyaman dalam kegiatan personal maupun bisnis, Memahami orang lain dengan lebih baik.  Read More →

PENDAHULUAN Pelatihan yang tidak efektif sering merupakan hasil dari desain yang buruk”, begitu kira-kira prinsip bila menginginkan kualitas baik dari sebuah pelatihan. Setiap langkah dalam penyusunan pelatihan harus saling terhubung. Proses kreatif tentu saja berperan besar dalam hal ini. Program ini dibuat untuk membantu anda dalam mendesain sebuah training. Program ini dirancang untuk membangun sebuah proses kreatif selama mendesain training, serta diusahakan untuk menciptakan emosi positif selama proses pembelajaran. MANFAAT TRAINING Melalui training ini, peserta akan mendapatkan manfaat: – Mampu memahami elemen penting dalam penyusunan program training – Mampu mengaplikasikan metode yang variatif dalam desain pelatihan – Mampu mengidentifikasi dan menyusun konten training yang kuatRead More →

PENDAHULUAN Untuk mendukung pertumbuhan bisnis, perusahaan harus diawaki para profesional yang memiliki motivasi tinggi dan mampu membangun Operational Excellence. Pengembangan dan manajemen SDM menjadi demikian penting dilihat dari dua segi: menyeimbangkan kebutuhan jumlah karyawan dengan laju pertumbuhan bisnis perusahaan, mengelola motivasi karyawan agar tetap kompetitif dan mengembangkan mereka untuk memiliki wawasan global, ketrampilan bisnis serta manajemen yang unggul dibandingkan dengan para profesional pesaing. Untuk menjadi mitra strategis para pengambil keputusan di perusahaannya, staff HR perlu menguasai proses HR dengan baik. Human Resources Officer Program (HROP) didesain untuk membantu para staff HR untuk mampu menjawab tantangan tersebut. TUJUAN TRAINING Melalui pelatihan basic human resources management iniRead More →

PENDAHULUAN Pentingnya peran HRD dalam merencanakan dan mengelola tenaga kerja menuntut pemahaman penanggung jawab HRD untuk mampu mengelola dan merencanakan kwantintas dan kwalitas tenaga kerja secara efektif dan efisien. Saat ini, peran HRD dituntut untuk tidak hanya sebagai “Pemadam Kebakaran” bagi setiap kebutuhan tenaga kerja, tetapi lebih dituntut untuk mampu memenuhi kebutuhan Unit Kerja dengan tetap memperhatikan tingkat produktivitas yang harus dicapai oleh Perusahaan. Melalui Manpower Planning, HRD dapat berperan sebagai “Sparing Patner” bagi Top Manajemen sekaligus sebagai “Fasilitator” bagi setiap kebutuhan spesifik Unit kerja. TUJUAN TRAINING – Mampu mengintegrasikan pemetaan proses bisnis dengan beban kerja – Mampu menyusun beban kerja berdasarkan key activities danRead More →

PENDAHULUAN Agar dapat menunjang target bisnis perusahaan, praktisi HR dituntut untuk dapat berkontribusi dengan program pelatihan yang menyokong ‘core competencies’ perusahaan. Untuk itu amat penting bagi praktisi HR menguasai teknik identifikasi yang baik agar dapat menghasil program-program pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan, bukan sekedar memenuhi target aktivitas pelatihan. Di lain sisi, sebagaimana aktivitas perusahaan yang lain, tentunya training juga harus memberikan suatu return yang lebih besar dari jumlah rupiah yang telah dibayarkan untuk membiayai suatu pelaksanaan training. Para pengelola HR selama ini banyak yang berbicara tentang manfaat training secara kualitatif, dengan gaya bahasa yang umumnya hanya dimengerti oleh orang-orang HR. Untuk dapat menjustifikasi manfaatRead More →

PENDAHULUAN Sebagai bagian dari program pengembangan SDM di perusahaan, training menempati posisi yang sangat penting. Karena membutuhkan dana yang tidak sedikit, program-program training yang tidak didesain dengan benar hanya akan memboroskan uang yang secara signifikan tidak dapat dirasakan manfaatnya oleh karyawan peserta training maupun oleh perusahaan. Untuk mampu melihat kebutuhan dan mendesain program-program training, seorang Training Specialist perlu dibekali dengan kompetensi yang memadai dalam melakukan analisa dan mendesain program yang dapat menjawab kebutuhan perusahaan dengan tepat. Selanjutnya, ia juga harus mampu menjalankan fungsi minimal sebagai trainer, mengadministrasikan dan melakukan evaluasi atas program yang dijalankan. Dan agar training dapat diterapkan dalam pekerjaan, seorang Training Specialist akhirnyaRead More →

PENDAHULUAN Program pelatihan bagi para People Development Analyst ini bertujuan untuk membekali calon, existing People Development Analyst atau para manajer HRD dengan keterampilan dan wawasan yang diperlukan untuk mengelola fungsi People Development dengan dengan adekuat, efektif dan optimal. Dikenal dengan title yang berbeda-beda di tiap perusahaan, posisi ini secara umum berfungsi melalui pengelolaan Karir, Talent Pool, Assessment, Training Management, Performance Management dan metode-metode lain sedemikian rupa agar dapat memastikan individu-individu dengan pengetahuan, keterampilan dan kemampuan yang relevan tersedia ketika dibutuhkan oleh organisasi. Bagi organisasi-organisasi yang memprioritaskan investasi-nya ke pengembangan SDM, agar investasinya menjadi lebih efektif dan efisien, tak pelak lagi harus pula memprioritaskan pengembangan person/fungsiRead More →